*DHARMA CARAKA*

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Bukan Salah Hujan

Text

Bukan Salah Hujan

Ummuchan - Nama Orang;

Novel ini mengisahkan tentang banyak rasa. Tentang rasa terpuruk, perjuangan, kepercayaan, cinta dan keluarga. Lewat Nadi, Pak Tua juga Yoga, Randu belajar banyak hal.

Nadi atau nama lengkapnya Nadila Adara Ibrahim memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta setelah berkuliah dan bekerja di Ibukota. Ia menerima pekerjaan sebagai editor di sebuah penerbitan.

Meskipun tidak tinggal di rumah setidaknya ia akan lebih dekat mengunjungi Pak Tua. Lelaki tua yang membesarkannya.

Di sebelah kantor Nadi ada sebuah kios yang menjual hotdog. Kios itu dikelola oleh pasangan kekasih yaitu Randu dan Rindu.

Kios itu selalu ramai karena hotdog yang dijual berbeda dari yang lain, rasanya juga sangat enak. Sama seperti pelanggan lainnya Nadila jatuh cinta pada makanan itu saat gigitan pertamanya.

Namun, tiba-tiba semuanya berubah. Kios tiba-tiba tutup. Baik Randu, Rindu maupun Yoga, yang membantu melayani pembeli di kios itu benar-benar menghilang.

Nadi seolah kehilangan nyawanya, tidak ada lagi hotdog terenak yang pernah ia makan, tidak ada lagi kios yang dianggap kantor keduanya.

Setelah sekian lamanya, Nadi kembali bertemu dengan Randu. Laki-laki itu berubah, tidak seperti Randu yang dulu.

“Kehilangan selalu bisa memberi dua hal, jika tidak mengajarimu menjadi lebih baik, maka kau akan terus terpuruk” (halaman 132).

Padahal tidak semua yang terjadi saat hujan turun adalah salah hujan. Ada beberapa hal yang terjadi saat hujan turun sebenarnya murni kesalahan manusia itu sendiri.

Namun, terkadang kita memiliki menjadikan hujan sebagai alasan untuk sebagai pemakluman. Setidaknya itu yang Rindu pikirkan.

Dulu, sebelum sebuah kejadian mengambil salah satu hal yang paling berharga dalam hidupnya dan itu terjadi karena hujan menurutnya.

Berhasilkah Nadi mengembalikan Randu yang dulu? Saat jiwanya mulai patah dan menyalahkan hujan atas kepergian kekasihnya Rindu? Yuk, baca novel ini keren banget pokoknya.


Ketersediaan
02201813 Umm bMy Library (800)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 Umm b
Penerbit
Jakarta : Penerbit Grasindo., 2018
Deskripsi Fisik
226hlm.;21cm.:ilus.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-452-652-8
Klasifikasi
813 Umm b
Tipe Isi
text
Tipe Media
other
Tipe Pembawa
sheet
Edisi
3
Subjek
Novel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ummuchan
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

*DHARMA CARAKA*
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik